6 Daftar Board Game yang Cocok untuk Anak SD

6 Daftar Board Game yang Cocok untuk Anak SD

Board game adalah jenis permainan yang dimainkan di atas papan permainan dengan menggunakan papan, kartu, atau benda lain sebagai media utama. Permainan ini dapat dimainkan oleh satu atau lebih pemain, dan biasanya mengandalkan strategi, keberuntungan, dan keterampilan untuk memenangkan permainan. Board game sangat populer di kalangan anak-anak, karena selain seru, permainan ini juga dapat meningkatkan keterampilan dan pembelajaran bagi anak-anak. Bagi anak SD, bermain board game dapat membantu mereka mengembangkan berbagai keterampilan seperti keterampilan sosial, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan memecahkan masalah. Namun, tidak semua board game cocok untuk anak SD. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas 6 daftar board game yang cocok untuk anak SD.

6 Daftar Board Game yang Cocok untuk Anak SD

1. Monopoli Junior

Monopoli Junior adalah versi dari permainan Monopoli yang dirancang khusus untuk anak-anak usia 5-8 tahun. Permainan ini memungkinkan anak untuk belajar tentang konsep dasar bisnis dan keuangan dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak dapat memainkan peran sebagai pemilik toko mainan dan mengambil keputusan tentang membeli, menjual, dan membangun toko. Monopoli Junior juga dilengkapi dengan koin mainan yang dapat digunakan untuk membeli properti dan membayar sewa. Hal ini dapat membantu anak-anak untuk memahami tentang uang, transaksi, dan keuangan secara sederhana. Selain itu, permainan ini juga mengajarkan anak-anak tentang strategi dan taktik dalam mengelola keuangan dan aset mereka.

2. Uno Junior

Uno Junior adalah versi dari permainan Uno yang dirancang khusus untuk anak-anak usia 3-6 tahun. Permainan ini menggunakan kartu berwarna yang terdiri dari angka dan gambar binatang, sehingga lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, permainan ini juga melatih anak-anak untuk mengenali warna, angka, dan mengembangkan kemampuan memori. Dalam Uno Junior, anak-anak juga dapat belajar tentang aturan dan etika bermain, seperti giliran dan menghormati pemain lain. Permainan ini juga dapat membantu anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan berpikir cepat dalam mencari cara untuk menang.

3. Catan Junior

Catan Junior adalah versi dari permainan Catan yang disesuaikan untuk anak-anak usia 6-10 tahun. Permainan ini mengajarkan anak-anak tentang perdagangan, pemukiman, dan penjelajahan di pulau-pulau yang indah. Setiap pemain akan membangun pemukiman dan jalur untuk menghubungkannya, serta berdagang dengan pemain lain untuk mendapatkan sumber daya yang diperlukan. Catan Junior juga mengajarkan anak-anak tentang kerja sama dan negosiasi, karena pemain dapat bekerja sama untuk membangun jalan yang lebih panjang atau berdagang satu sama lain. Dengan demikian, permainan ini tidak hanya mengembangkan keterampilan strategi, tetapi juga keterampilan sosial anak-anak.

4. Scrabble Junior

Scrabble Junior adalah versi dari permainan Scrabble yang disesuaikan untuk anak-anak usia 5-10 tahun. Permainan ini menggunakan papan permainan yang lebih kecil dan kata-kata yang lebih sederhana, sehingga lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Dalam permainan ini, anak-anak akan belajar tentang kosakata dan tata bahasa sambil bermain. Scrabble Junior juga dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, karena mereka akan mencoba untuk membuat kata-kata dari huruf-huruf yang tersedia. Selain itu, permainan ini juga mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan konsentrasi anak-anak.

5. Jenga

Jenga adalah permainan yang membutuhkan ketelitian dan keterampilan motorik halus. Permainan ini terdiri dari tumpukan balok kayu yang harus dikeluarkan satu per satu tanpa membuat tumpukan tersebut roboh. Jenga dapat dimainkan oleh anak-anak usia 6 tahun ke atas, dan dapat dimainkan oleh beberapa pemain sekaligus. Selain mengembangkan keterampilan motorik halus, Jenga juga melatih anak-anak untuk memperkirakan dan memprediksi gerakan balok selanjutnya serta mengembangkan keterampilan kerja sama dan komunikasi antar pemain. Permainan ini juga dapat diubah menjadi permainan matematika sederhana, di mana setiap balok yang diambil harus memiliki nilai tertentu yang harus dijumlahkan.

6. Twister

Twister adalah permainan yang melibatkan gerakan tubuh dan keseimbangan. Permainan ini terdiri dari papan yang terdiri dari lingkaran berwarna yang menunjukkan posisi tangan dan kaki. Pemain harus mencoba untuk menempatkan tangan dan kaki pada lingkaran yang ditunjuk oleh papan tanpa jatuh. Twister mengembangkan keterampilan motorik dan keseimbangan anak-anak, serta mengajarkan mereka tentang warna dan posisi tubuh. Selain itu, permainan ini juga dapat membangun kepercayaan diri anak-anak karena mereka harus berani mencoba gerakan-gerakan yang mungkin terlihat sulit.

Perlu Anda ketahui 6 Daftar Board Game yang Cocok untuk Anak SD yang sudah di beritahukan di atas dapat meningkatkan keterampilan dan pembelajaran, serta melatih kemampuan sosial dan keterampilan lainnya. Namun, tidak semua board game cocok untuk anak SD. Oleh karena itu, memilih permainan yang sesuai dengan usia dan minat anak sangat penting agar mereka dapat menikmati dan belajar dari permainan tersebut. Monopoli Junior, Uno Junior, Catan Junior, Scrabble Junior, Jenga, dan Twister adalah beberapa contoh board game yang cocok untuk anak SD. Dengan bermain board game yang tepat, anak-anak dapat belajar dan bersenang-senang secara bersamaan.


Posted

in

by

Tags: